Pembuatan Vulkanisat Karet Kompon Bantalan Dermaga Berbahan Karet dari Limbah Industri Karet Remah dan Pengisi dari Abu Sekam Padi

Aprillena T. Bondan, Tri Susanto, Rahmaniar Rahmaniar

Abstract


Kebutuhan karet kompon bantalan dermaga di Indonesia adalah sangat tinggi. Pada umumnya, karet tersebut dibuat dari karet alam SIR maupun RSS. Di sisi lain, limbah karet yang biasa hanya digunakan untuk pupuk kompos pada industri karet remah (crumb rubber) sebenarnya masih mengandung isoprene karet yang cukup tinggi, sehingga berpotensi untuk digunakan sebagai pengganti SIR pada pembuatan karet bantalan dermaga. Saat ini, dikarenakan beberapa efek negatif penggunaan bahan pengisi (filler) berbasis petroleum, maka dalam penelitian ini akan digunakan abu sekam padi sebagai alternatif bahan pengisi. Penelitian dilakukan dari purifikasi limbah karet remah (LKR), penyiapan abu sekam padi (ASP), pembuatan kompon karet dan dilanjutkan dengan pengujian vulkanisat sesuai dengan standar yang berlaku. Desain penelitian dirancang dengan menggunakan 100 phr LKR dengan variasi ASP yaitu 20, 30, 40, 50 phr. Hasil pengujian vulkanisat karet menunjukkan nilai kekerasan berkisar antara 53-57 Shore A, kuat tarik 17,6-23,8 MPa, perpanjangan putus 540-630% dan pampatan tetap 4,45-6,85%. Berdasarkan parameter tersebut dapat diindikasikan bahwa penggunaan LRK sebagai bahan polimer pengganti NR/SIR/RSS bersama dengan bahan pengisi ASP pengganti carbon black (CB) pada komposisi tertentu dapat direkomendasikan untuk menjadi formulasi vulkanisat bantalan dermaga sesuai dengan SNI 06-3568-2006.

Kata kunci:   abu se

kam padi,limbah industri karet remah, vulkanisat bantalan dermaga,
SNI 06-3568-2006


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats