BIOFILTRASI MENGGUNAKAN KULTURSACCHAROMYCES CEREVISIAE ATCC9763 DAN RAGI KERING INSTAN DENGAN MEDIA KOMPOSIT KARBON AKTIF DAN ONGGOK UNTUK MENGURANGI GAS AMMONIA PADA INDUSTRI KARET

Winda Marthalia, Devi Oktiani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternatif penyelesaian permasalahan bau amonia pada industri karet. Biofiltrasi dalam skala laboratorium menggunakan Saccharomyces cerevisiae ATCC 9763 dan khamir kering instan menggunakan media campuran karbon aktif dan onggok (limbah padat industri tapioka) digunakan untuk menurunkan kadar amonia di udara. Penelitian ini mempelajari pengaruh jumlah inokulum terhadap efektivitas penurunan kadar amonia. Penelitian in membandingkan antara penggunaan isolat Saccharomyces cerevisiae ATCC 9763dan ragi kering instan yang mengandung Saccharomyces cerevisiae yang ada di pasaran.  Dilakukan pengujian terhadap kadar amonia udara setelah proses biofiltrasi. Dilakukan penjerapan udara yang telah melewati kolom biofiltrasi menggunakan larutan asam sulfat dan selanjutnya dilakukan pengukuran kadar amonia pada larutan penjerap menggunakan metoda indofenol secara spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah inokulum ragi yang digunakan maka semakin efektif penurunan amonia. Ragi kering instan lebih efektif dibandingkan dengan kultur Saccharomyces cerevisiae   ATCC 9763.Saccharomyces cerevisiae baik dalam bentuk kultur murni maupun dalam bentuk instan dapat menurunkan kadar amonia di udara.

Kata kunci:   Amonia, kultur Saccharomyces cerevisiae ATCC 9763, ragi instan, onggok, karbon aktif.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats