KAJIAN STANDAR SABUK-V KARET UNTUK MOTOR MATIK

Hesty Eka Mayasari, Indiah Ratna Dewi

Abstract


Industri sepeda motor di Indonesia meningkat rata-rata 12% tiap tahunnnya. Di Indonesia, bukan hanya motor bebek yang menjadi favorit konsumen, tetapi juga motor matik. Di Indonesia terdapat beberapa pabrik perakitan sepeda motor, namun spare part kendaraan bermotor banyak yang diimpor dari luar negeri, termasuk juga spare part berbahan dasar karet, seperti v-belt (sabuk-V), padahal telah ada beberapa produsen sabuk-V di Indonesia. Sabuk-V merupakan komponen penting dalam kendaraan yang menyangkut aspek keselamatan dan keamanan karena berfungsi sebagai rantai pada motor matik. Saat ini belum ada standar khusus yang mengatur tentang sabuk-V karet motor matik di Indonesia, sehingga banyak produk impor di pasaran. Oleh karena itu perlu adanya kajian mengenai sabuk-V motor matik di Indonesia. Dari hasil pengujian sabuk-V dipasaran, didapatkan hasil bahwa secara visual dan dimensi, tidak nampak perbedaan signifikan antara sabuk-V produksi dalam negeri dan impor, namun terdapat perbedaan yang sangat signifikan terhadap kualitas sabuk-V produksi dalam negeri dan impor. Sabuk-V produksi dalam negeri memiliki kualitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan sabuk-V impor. Untuk melindungi konsumen dan juga produk dalam negeri serta agar produksi dalam negeri unggul di pasar global, maka perlu ada standar khusus mengenai sabuk-V karet motor matik yang harmonis dengan standar internasional.

 

Kata kunci:   sabuk-V, standar, motor matik, kualitas


Full Text:

PDF

References


Ahmed, K., Nizami, S. S., Raza, N. Z., & Shirin, K. (2012). Cure characteristics, mechanical and swelling properties of marble sludge filled EPDM modified chloroprene rubber blends. Advances in Materials Physics and Chemistry, 2, 90–97. http://doi.org/10.4236/ampc.2012.22016.

AISI. (2016). Motorcycle production wholesales domestic and exports, www.aisi.or.id/statistic, diakses pada 16 April 2016.

BSN (Badan Standardisasi Nasional). (1989a). SNI 06-1404-1989 Uji kelelahan Sabuk V untuk kendaraan bermotor. Indonesia: BSN.

BSN (Badan Standardisasi Nasional). (1989b). SNI 06-1407-1989 Dimensi sabuk-V untuk kendaraan bermotor. Indonesia: BSN.

BSN (Badan Standardisasi Nasional). (1989c). SNI 06-1546-1989 Sabuk V untuk industri. Indonesia: BSN.

Choi, S., Kim, J., & Woo, C. (2006). Accelerated thermal aging behaviors of EPDM and NBR vulcanizates. Bull. Korean Chem. Soc., 27(6), 936–938.

Christina, M., Bahruddin, & Helwani, Z. (2014). Pengaruh kadar asam stearat, mercaptodibenzothiazyldisulfide (MBTS) dan sulfur terhadap sifat dan morfologi thermoset rubber dengan filler carbon black-abu terbang sawit. JOM FTEKNIK, 1(2), 1–11.

Dijkhuis, K. a J., Noordermeer, J. W. M., & Dierkes, W. K. (2009). The relationship between crosslink system, network structure and material properties of carbon black reinforced EPDM. European Polymer Journal, 45(11), 3302–3312. http://doi.org/10.1016/j.eurpolymj.2009.06.029.

Fratomo, L. I. (2013). Cara Kerja dan Troble Shooting CVT Suzuki Spin 125R. Universitas Negeri Semarang, Indonesia.

Gapkindo. (2015). Produksi karet alam di Indonesia. http://www.gapkindo.org/id/component/ content/article/1-artikel/153-perkebunan-karet-alam-id, diakses 01 April 2015.

Indrajati, I. N., & Sholeh, M. (2014). Pengaruh rasio MBTS/ZDEC pada campuran karet alam dan etilen propilen diena yang dibuat dengan teknik kontrol migrasi curatives. Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, 30(1), 43-52.

ISO (International Organization for Standardization). (2004). ISO 2790 Belt drives – V belts for the automotive industry and corresponding pulleys – Dimension. Swiss: ISO.

ISO (International Organization for Standardization). (2012). ISO 12046:2012 Automotive belts- Determination of Physical Properties. Swiss: ISO.

JASO (Japanese Automotive Standards Organization). (1988). JASO E 107 Automotive V-belts and corresponding V-pulley grooves - Shape and dimension. Japan: JSA.

JASO (Japanese Automotive Standards Organization). (2001). JASO E 107 Automotive V-belts and corresponding V-pulley grooves - Shape and dimension: JSA.

Jovanović, V., Budinski-Simendić, J., Samardžija-Jovanović, S., Marković, G., & Marinović-Cincović, M. (2009). The influence of carbon black on curing kinetics and thermal aging of acrylonitrile-butadiene rubber. Chemical Industry and Chemical Engineering Quarterly, 15(4), 283–289. http://doi.org/10.2298/CICEQ0904283J.

Kinasih, N. A., Fathurrohman, M., & Suparto, D. (2015). Pengaruh suhu vulkanisasi terhadap sifat mekanis vulkanisat karet alam dan karet akrilonitril-butadiena. Majalah Kulit, Karet Dan Plastik, 31(2), 65–74.

Lestari, S. B. P. (2007). Pembuatan kompon cincin karet perapat air minum. Majalah Kulit, Karet Dan Plastik, 23(1), 33–40.

Li, Z. H., Zhang, J., & Chen, S. J. (2008). Effects of carbon blacks with various structures on vulcanization and reinforcement of filled ethylene-propylene-diene rubber. Express Polymer Letters, 2(10), 695–704. http://doi.org/10.3144/expresspolymlett.2008.83.

Mostafa, a., Abouel-Kasem, a., Bayoumi, M. R., & El-Sebaie, M. G. (2009). Effect of carbon black loading on the swelling and compression set behavior of SBR and NBR rubber compounds. Materials and Design, 30(5), 1561–1568. http://doi.org/10.1016/j.matdes.2008.07.043

MRTH (Ministry of Road Transport and Highways). (2005). AIS 078 Specification for Automotive V-Belts. India: MRTH.

Nabil, H., Ismail, H., & Azura, a. R. (2013). Compounding, mechanical and morphological properties of carbon-black-filled natural rubber/recycled ethylene-propylene-diene-monomer (NR/R-EPDM) blends. Polymer Testing, 32(2), 385–393. http://doi.org/10.1016/j.polymertesting.2012.11.003.

Yahya, Y. S. R., Azura, A. R., & Ahmad, Z. (2011). Effect of curing systems on thermal degradation behaviour of natural rubber (SMR CV 60). Journal of Physical Science, 22(2), 1–14.

Yuniari, A., Sarengat, N., & Lestari, S. B. P. (2013). Pengaruh sulfur terhadap sifat fisika campuran pale crepe dan SBR untuk karet tahan panas. Majalah Kulit, karet, dan Plastik, 29(2), 63-68.

Yuniari, A., Sholeh, M., & Indrajati, I. N. (2015). Pengaruh sistem vulkanisasi konvensional (CV) dan semi efisien (SEV) terhadap sifat aging dan termal vulkanisat campuran karet alam dan karet butil. Majalah Kulit, Karet dan Plastik, 31(2), 99–106.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats