APLIKASI KULIT KAYU MANGROVE (Rhizopora sp.) SEBAGAI ALTERNATIF PEWARNA ALAMI PADA KULIT SAMAK IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

Viki Gilang Ramadhan, Putut Har Riyadi, Ima Wijayanti

Abstract


Penyamakan yaitu mengubah kulit mentah menjadi kulit tersamak. Pewarnaan merupakan salah satu proses penyamakan yang menggunakan bahan sintetis. Larutan kulit kayu mangrove sebagai alternatif pewarna alami. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama perendaman larutan kulit kayu mangrove terhadap kualitas kulit samak ikan nila. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kulit ikan nila (O. niloticus). Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kali pengulangan. Data analisis menggunakan analisis ragam (ANOVA). Parameter yang diuji yaitu uji organoleptik (keadaan kulit, sisik, serat daging, bentuk kulit, warna), uji ketahanan gosok cat basah dan kering, uji kekuatan tarik, uji kemuluran, uji kekuatan sobek dan jaringan kulit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi dan lama perendaman larutan kayu mangrove berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap kualitas samak kulit ikan nila yaitu uji organoleptik, uji ketahanan gosok cat basah dan kering, uji kekuatan tarik, uji kemuluran dan uji kekuatan sobek. Hasil penelitian telah memenuhi syarat mutu SNI 06-4586-1998 Kulit Ular Air Tawar Samak Krom.

 

Kata kunci:          Kulit Nila, Pewarnaan, Larutan Kayu Mangrove, Kualitas Samak


Full Text:

PDF

References


Astrida. M., Sahubawa, L., & Ustadi. 2012. Pengaruh Jenis Bahan Penyamak Terhadap Kualitas Kulit Ikan Nila Tersamak. Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan, 11(1) 100-110.

Badan Standarisasi Nasional. 1998. Standar Nasional Indonesia pada Kulit Jadi dari Kulit Ular Air Tawar Samak Krom (SNI 06.4586:1998). Badan Standarisasi Nasional [BSN]. Jakarta

Covington, D.A., and Tony, C. 2009. Tanning Chemistry : The Science of Leather. Royal Society of Chemistry. RSC Publishing, United Kingdom.

Judoamidjojo. 1981. Teknik Penyamakan Kulit Untuk Pedesaan. Bhratara Aksara. Jakarta.

Iswahyuni, B Pidhatika dan R B S Wulung. 2004. Model Difusi Zat Warna Secang pada Kulit Tersamak. Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Kimia dan Proses 2004 ISSN: 1411-4216. Universitas Diponegoro, pp. 1-6.

Kasmudjiastuti, E., & Widhiati, W. (2002). Pengaruh penggunaan bahan pewarna alam dari ekstrak kayu terhadap sifat fisis kulit ikan kakap merah. Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, 18(1), 3-9.

Kasmudjiastuti, E. (2011). Pengaruh zat warna reaktif terhadap sifat ketahanan luntur warna dan morfologi kulit ikan nila (Tilapia nilotica) untuk garmen. Majalah Kulit, Karet dan Plastik, 27(1), 15-22.

Kasmudjiastuti, E. (2014). Optimasi proses finishing kulit ikan nila (Oreochromis niloticus) untuk bagian atas sepatu. Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, 30(2), 107-114.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2011. Kelautan dan Perikanan dalam Angka 2011. Pusat Data Statistik dan Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta.

Kholifah, N., YS. Darmanto dan I. Wijayanti. 2014. Perbedaan Konsentrasi Mimosa pada Penyamakan Terhadap Kualitas Fisik dan Kimia Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan, 3(4):113-118.

Kusumawati, F., P.H. Riyadi dan L. Rianingsih. 2016. Applications Indigo (Indigofera L.) as Natural Dyeing in Milk Fish (Chanos chanos Forskkal) Skin Tanning Process in 2nd Internasional Symposium on Aquatic Products Processing and Health : 2015., pp. 92-99.

Lestari, K., Tien. S dan Riyanto. 2002. Teknologi Pewarnaan Alam untuk Serat-Serat Protein. Balai Besar Kulit Karet dan Plastik. Yogyakarta.

Mujumdar, A.M., Kapandi, A.H., and Pendse, G.S., 1979, Chemistry and Pharmacology of Betel Nut Areca Catechu LINN, Journal of Plantation Crops, 7.

Mustakim., I. Toharin dan I.A. Rosyida. 2007. Tingkat Penggunaan Bahan Samak Chrome pada Kulit Kelinci Samak Bulu Ditinjau dari Kekuatan Sobek, Kekuatan Jahit, Penyerapan Air dan Organoleptik. Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak, 2(2): 14-27.

Nurhayati., Tazmil dan Murniyati. 2013. Ekstraksi dan Karakteristik Kolagen Larut Asam dari Kulit Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, 8(1): 85-92.

Nurlisa, L.H., P.H. Riyadi., dan I. Wijayanti. 2015. Penggunaan Kayu Secang (Caesalpinia sappan) Sebagai Alternatif Pengganti Rapid Dalam Pewarnaan Kulit Samak Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Saintek Perikanan, 11(1): 34-40.

Prayitno, P., Davinchi, A. C., & Wasito, S. (2005). Pengaruh Rhizoupus sp sebagai Agensia Bating terhadap Sifat Kuat Tarik dan Kemuluran Kulit Garmen Domba. Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, 21(1), 15-21.

Poedjirahajoe, E., R. Widyorini., dan N.P.D. Mahayani. 2011. Kajian Ekosistem Mangrove Hasil Rehabilitasi pada Berbagai Tahun Tanam untuk Estimasi Kandungan Ekstrak Tanin di Pantai Utara Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Kehutanan, 5(2): 1-11.

Purnomo, E. 2001. Penyamakan Kulit Reptil. Kanisius, Yogyakarta.

Sahubawa, L., Pertiwiningrum, A., & Pamungkas, A. T. (2011). Pengaruh kombinasi bahan penyamak formalin dan syntan terhadap kualitas kulit ikan pari tersamak. Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, 27(1), 38-45.

Sulistyo, I., B. Budi., R. Safruddin., Paryanto., S.H. Pranolo., dan W.A. Wibowo. 2013. Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa Pengembangan Pewarna Alami dari Buah Mangrove Spesies Rhizopora mucronata untuk Batik Khas Bontang Kalimantan Timur. Jurnal Komunikasi Massa, 6(2): 135-150.

Sutyasmi, S., Widowati, T. P., & Setyadewi, N. M. (2016). Pengaruh mimosa pada penyamakan kulit jaket domba samak nabati menggunakan sistem C-RFP, ditinjau dari sifat organoleptis, fisis, dan morfologi kulit. Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, 32(1), 31-38.

Untari, S. 2009. Hibah Penelitian Mengenai Penyamakan Kulit Ikan. Balai Besar Kulit Karet dan Plastik, Yogyakarta, 89 hlm.

Widhiati., E. Sulistyoastuti dan R. J. Susila. 2002. Teknologi Pewarnaan Kulit Sapi Samak Nabati. Prosiding Seminar Nasional II Industri Kulit karet dan Plastik. pp. 259-270.

Widowati, T. P., Setyawardani, T., & Hastuti, D. (2002). Pengaruh ekstrak nanas (ananas comosus) sebagai agensia bating terhadap kekuatan tarik dan suhu kerut kulit kelinci lokal samak nabati. Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, 18(1), 29-34.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats