REKAYASA ALAT UJI SUHU KERUT KULIT TERSAMAK SISTEM DIGITAL

Syaiful Harjanto, Wahyu Pradana Arsitika, Tri Rahayu Setyo Utami

Abstract


Suhu pengkerutan kulit adalah suhu pada saat kulit mengkerut maksimum 0,3% dari panjang awal, jika kulit dipanaskan secara perlahan-lahan dalam media pemanas. Alat uji suhu pengkerutan kulit yang menggunakan pembacaan secara visual dengan termometer gelas dan pengamatan pergerakan jarum mempunyai kelemahan pada akurasi mata penguji. Telah dilakukan Rekayasa Alat Uji Suhu Pengkerutan Kulit Tersamak dengan menggunakan sistemdDigital.

Bahan yang digunakan terdiri atas rotary encoder sebagai pendeteksi kerutan, sensor suhu RTD sebagai pembaca suhu media pemanas, character LCD 2 baris sebagai penampil, dan modul mikrokontroller berbasis ATMEL328 sebagai pemroses data. Rekayasa telah menghasilkan prototipe alat uji suhu pengkerutan kulit tersamak sistem digital dengan spesifikasi range pengukuran (0-150)0C, tingkat ketelitian 0,10C, dimensi panjang 30 cm, lebar 20 cm dan tinggi 30 cm. Alat uji suhu pengkerutan kulit tersamak hasil rekayasa dapat mendeteksi suhu pada pengkerutan 0,3% dari panjang semula, suhu dan pengkerutan kulit ditampilkan secara real time. Alat uji yang dihasilkan telah sesuai dengan SNI 06-7127-2005 Cara Uji Suhu Pengkerutan Kulit Tersamak.

 

Kata kunci:   suhu pengkerutan, rotary encoder


Full Text:

PDF

References


Anderson, Norman A. (1989). Instrumentation for Process Measurement and Control, Peennsylvania, USA: Chilton Company.

Arduino.cc, -, analogReference(), http://arduino.cc/en/Reference/AnalogReference, diakses pada 12 Desember 2014.

Arsitika, W. P., & Murti, R. S. (2013). Prototipe sistem peringatan dini berbasis SMS untuk mendeteksi kenaikan kadar gas amoniak di pengolahan air limbah industri penyamakan kulit. Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, 29(1), 53-61.

BEIsensor, -, Optical Rotary Encoders - Incremental versus Absolute and Shafted versus Hollow Shaft Encoder Products, http://www.beisensors.com/technical-support-bei-rotary-encoder-vs-optical-encoder.html, diakses pada 19 Juni 2014.

BSN (Badan Standardisasi Nasional). (2005). SNI 06-7127-2005 Cara Uji Suhu Pengkerutan Kulit Tersamak. Jakarta, Indonesia: BSN.

Covington, A. D. (2009). Tanning chemistry: The science of leather. Cambridge, UK: The Royal Society of Chemistry.

Thomson, R. (2005). Leather in Conservation Science: Heritage Materials, edited by Eric May and Mark Jones. Cambridge, UK: The Royal Society of Chemistry.

Trystan Lea, 2010, 4x Multiplexed RTD Temperature sensor module, http://openenergymonitor.org/emon/buildingblocks/rtd-temperature-sensing, diakses pada 12 Desember 2014.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats